Entah kapan mulainya kita jadi seperti ini...
Jangankan berbicara dari hati ke hati, duduk bersama pun tidak!
Kadang merindukan juga suasana dulu yang hangat dan penuh canda
Tapi sepertinya... tak mudah lagi bagi kita untuk seperti itu
Sulit rasanya untuk tak menyalahkan keadaan, pertengkaran, teriakan, dan sejuta kegilaan lainnya
Namun kalaupun memang bisa menyalahkan dan memaki, tokh tak merubah semua yang sudah terjadi
Bunga-bunga indah itu kini seperti hanya ada dalam bingkai...
Bingkai kenangan yang disebut masa lalu
Bagaimana caranya melelehkan lagi hati yang terlanjur beku?
Membuka lagi pintu kemesraan yang terlanjur terkunci?
Sedangkan api untuk menghangatkan terlampau besar hingga membakar dan kunci yang hanya satu-satunya itu terlampau dipaksakan hingga akhirnya patah...
Showing posts with label (BUKAN) Puisi. Show all posts
Showing posts with label (BUKAN) Puisi. Show all posts
April 14, 2015
Entah Bagaimana (?)
July 25, 2014
Dear Jung Jin Young . . .
Buku Main Hati karangan Mas Hilbram Dunar bilang kangen itu seperti Bulan ke Matahari yang cuma bisa saling menatap dari kejauhan tapi gak pernah bisa benar-benar bersama. Sedangkan kita? Saling menatap pun gak bisa, cuma gue yang rajin menatap dan mendengar suara loe yang membunuh dengan perlahan . . .
Menyedihkan!
Jahat banget sih loe! Tiap hari dan hampir tiap saat berkeliaran di kepala gue. Gak ada capeknya apa? Tapinya loe cuma bisa berkeliaran doang. Suara loe mengiang-ngiang di otak gue, ngeganggu tahu gak? Gue jadi gak bisa mikirin hal lain. Jahat kan?! Curang! Sebel banget gue sama loe!! Abisnya gue gak bisa ngapa-ngapain selain dengerin lagu-lagu loe yang . . . akh, bikin ketagihan itu. Nyebeliiiiinnnnn . . . . . !!! Bahkan sekarang gue ngoceh pun loe gak tahu, gak denger, gak baca, gak lihat. Ish . . .
Bisa gak sih loe udahan main di kepala gue-nya? Loe sih gak capek, tapi gue yang capek. Muka loe yang innocent tapi seksi itu loh, berasa nempel di wajah gue dan susah buat dilepas kayak permen karet yang nempel di rambut.
Lama-lama gue bisa gila nih . . .
Dear Jung Jin Young,
Get out of my mind, yah . . . please . . .
Menyedihkan!
Jahat banget sih loe! Tiap hari dan hampir tiap saat berkeliaran di kepala gue. Gak ada capeknya apa? Tapinya loe cuma bisa berkeliaran doang. Suara loe mengiang-ngiang di otak gue, ngeganggu tahu gak? Gue jadi gak bisa mikirin hal lain. Jahat kan?! Curang! Sebel banget gue sama loe!! Abisnya gue gak bisa ngapa-ngapain selain dengerin lagu-lagu loe yang . . . akh, bikin ketagihan itu. Nyebeliiiiinnnnn . . . . . !!! Bahkan sekarang gue ngoceh pun loe gak tahu, gak denger, gak baca, gak lihat. Ish . . .
Bisa gak sih loe udahan main di kepala gue-nya? Loe sih gak capek, tapi gue yang capek. Muka loe yang innocent tapi seksi itu loh, berasa nempel di wajah gue dan susah buat dilepas kayak permen karet yang nempel di rambut.
Lama-lama gue bisa gila nih . . .
Dear Jung Jin Young,
Get out of my mind, yah . . . please . . .
July 12, 2014
Sendiri
Duduk sendiri gak selamanya gak asyik. Kita bisa bikin kesendirian tetap mengasyikkan dan menyenangkan. Malah, gak jarang banyak inspirasi juga muncul saat sedang sendiri. Bagi gue, sendiri itu membuat waktu terasa lebih panjang. Iya, dan saat waktu menjadi "lebih panjang" itulah justru produktifitas meningkat. Banyak yang tadinya tak terselesaikan jadi terselesaikan, yang tadinya tak terpikirkan jadi terpikirkan, yang tadinya terabaikan jadi tak terabaikan, dll. Selain itu, banyak juga hal-hal yang gak bisa dilakukan di depan banyak orang jadi bisa dilakukan, misalnya: bebas kentut, bebas nguap, bebas selonjoran, bebas tiduran dengan gaya apapun, intinya dunia serasa milik sendiri deh kalau sedang sendiri. Bukankah itu menyenangkan? *Menyenangkan bangeeetttt*
Sendiri bukan akhir dari segalanya ^^
Nah, berhubung orang yang gue tunggu udah dateng dan kesendirian gue udah berakhir, jadi . . . . adios~
Sendiri bukan akhir dari segalanya ^^
Nah, berhubung orang yang gue tunggu udah dateng dan kesendirian gue udah berakhir, jadi . . . . adios~
May 9, 2014
Proses Belajar
Yang sedang kulewati saat ini adalah sebuah proses.
Bagian dari perjalanan hidup yang tak lepas dari kehendak Sang Maha.
Harus segera kutemukan kembali tujuan awal yang ingin dicapai, agar tak terlalu larut dalam gumulan rasa bersalah.
Meski kami bersama, tokh jalan hidup tiap orang tetaplah berbeda.
Dampak yang terjadi pun pastilah tak sama dengan pelajaran yang juga berbeda bagi tiap individunya.
Saatnya menata masa depan...
Menggantungkan segala hanya pada-Nya
Percaya pada kuasa-Nya
Bagian dari perjalanan hidup yang tak lepas dari kehendak Sang Maha.
Harus segera kutemukan kembali tujuan awal yang ingin dicapai, agar tak terlalu larut dalam gumulan rasa bersalah.
Meski kami bersama, tokh jalan hidup tiap orang tetaplah berbeda.
Dampak yang terjadi pun pastilah tak sama dengan pelajaran yang juga berbeda bagi tiap individunya.
Saatnya menata masa depan...
Menggantungkan segala hanya pada-Nya
Percaya pada kuasa-Nya
April 7, 2014
Perdebatan
X : Setengah hati nih...
Y : Gapapa, wajar kok! Normal itu mah, malah kalau kecewa atau marah pun masih normal kok. Situ kan manusia...
X : He..
Y : Tapi saat situ setengah hati, ada pihak tak berdosa yang secara gak langsung dirugikan lho ya!
X : Huh, gue juga sebenernya dirugikan kan? Pihak yang bikin gue setengah hati kayak gini mikirin hal itu gak, coba??
Y : Ya pasti mikirin, mereka juga manusia kayak situ. Punya perasaan juga..
X : Tapi kan ini bukan salah gue? Tapi kok gue kecipratan?
Y : Terus, kalau situ merasa dirugikan, situ juga mau ngelakuin hal yang sama ke orang lain? Situ gak ada bedanya sama mereka dong!? Apalagi yang kena dampaknya bener-bener gak tahu apa-apa lho! Mereka adalah pihak yang udah menjalankan kewajiban dan berhak mendapatkan 'hak' yang merupakan kewajiban situ...
X : Terus gue mesti gimana?
Y : 'Be The Good Girl You Always Have to Be' dong!
X : Ah, nyebelin banget!!
Y : Kenapa? Situ ngerasa perbuatan situ percuma dan sia-sia?
X : Wajar kan? Tadi loe bilang wajar?!
Y : Iya wajar. Tapi percaya deh, sebenernya gak ada yang percuma atau sia-sia...
X : Gimana ceritanya gak sia-sia? Kewajiban udah gue kerjain, tapi hak gue mana?
Y : Heh, situ lupa ya? Gak ada perbuatan sebesar biji zarah pun yang gak akan mendapat balasan. Jadi kalau situ tetep ngelakuin hal baik seperti biasa, apalagi ikhlas. Tuhan Maha Tahu & Maha Adil. Yakini itu...
X : Hemm...
Y : Kenapa?
X : Ngobrol ama loe nyebelin!!
Y : Biarin, nyebelin-nyebelin juga tetep akan situ cari kalau lagi pengen ngobrol kan?
X : Huuft...
Y : Gapapa, wajar kok! Normal itu mah, malah kalau kecewa atau marah pun masih normal kok. Situ kan manusia...
X : He..
Y : Tapi saat situ setengah hati, ada pihak tak berdosa yang secara gak langsung dirugikan lho ya!
X : Huh, gue juga sebenernya dirugikan kan? Pihak yang bikin gue setengah hati kayak gini mikirin hal itu gak, coba??
Y : Ya pasti mikirin, mereka juga manusia kayak situ. Punya perasaan juga..
X : Tapi kan ini bukan salah gue? Tapi kok gue kecipratan?
Y : Terus, kalau situ merasa dirugikan, situ juga mau ngelakuin hal yang sama ke orang lain? Situ gak ada bedanya sama mereka dong!? Apalagi yang kena dampaknya bener-bener gak tahu apa-apa lho! Mereka adalah pihak yang udah menjalankan kewajiban dan berhak mendapatkan 'hak' yang merupakan kewajiban situ...
X : Terus gue mesti gimana?
Y : 'Be The Good Girl You Always Have to Be' dong!
X : Ah, nyebelin banget!!
Y : Kenapa? Situ ngerasa perbuatan situ percuma dan sia-sia?
X : Wajar kan? Tadi loe bilang wajar?!
Y : Iya wajar. Tapi percaya deh, sebenernya gak ada yang percuma atau sia-sia...
X : Gimana ceritanya gak sia-sia? Kewajiban udah gue kerjain, tapi hak gue mana?
Y : Heh, situ lupa ya? Gak ada perbuatan sebesar biji zarah pun yang gak akan mendapat balasan. Jadi kalau situ tetep ngelakuin hal baik seperti biasa, apalagi ikhlas. Tuhan Maha Tahu & Maha Adil. Yakini itu...
X : Hemm...
Y : Kenapa?
X : Ngobrol ama loe nyebelin!!
Y : Biarin, nyebelin-nyebelin juga tetep akan situ cari kalau lagi pengen ngobrol kan?
X : Huuft...
March 24, 2014
Hikmah
Bagi seorang "gue", minggu ini bisa dibilang cukup padat. Serasa "hidup"...! Sampai-sampai baru bisa lagi bercengkrama mesra sama Sissy sekarang. "Angel Spring" pun sedikit terbengkalai saking terlalu fokusnya ngerencanain sebuah "project" masa depan bareng 4 orang temen. Project ini bikin gue belajar banyak hal lagi tentang keseriusan, komitmen, tanggung jawab, kepercayaan, hingga menghargai orang lain. Bahkan sedikit memperbaiki hubungan gue dengan pihak-pihak yang sebelum ini, bisa dibilang, kurang begitu baik.
Akh... kadang gue ngerasa lambat dalam banyak hal jika dibandingkan dengan teman-teman seumuran yang lain. Tapi itulah mungkin proses yang harus gue alami. Tiap orang pasti punya jalan sendiri-sendiri yang akan ditempuhnya, yang udah Tuhan atur sedemikian rupa agar sesuai dengan kebutuhan kita.
Quotes gue minggu ini,
"kesan pertama mungkin tak selalu menggoda,
selanjutnya kepribadian kita lah yang menentukan cocok atau tidaknya" (hehe)
"kenyamanan itu adalah sesuatu yang gak bisa direkayasa"
"berteman itu asyik"
March 21, 2014
Hati Manusia
Tak ada yang lebih dalam lagi di dunia ini selain hati manusia...
Tempat bersembunyi paling aman
Tempat penuh rahasia yang isinya hanya diketahui oleh Tuhan dan si empunya
Jujur atau dusta, siapa bisa menerka?
Dapat dipercaya atau tidak, sulit menentukannya...
Bergantung dan berlindung pada-Nya adalah jalan satu-satunya
* * * *
manusia lahir ke dunia seorang diri dan matipun akan seorang diri
beribu teman atau sahabat yang dipunya belum tentu tetap ada di kehidupan sebenarnya kelak...
akan baik atau buruk hidup seorang manusia di dunia, itu adalah pilihan yang harus ditempuhnya
dijalankan dan dilaksanakan dengan cermat sebagai bekal di alam yang baqa
Allah-lah sebaik-baiknya tempat bergantung dan bersandar...
Tempat bersembunyi paling aman
Tempat penuh rahasia yang isinya hanya diketahui oleh Tuhan dan si empunya
Jujur atau dusta, siapa bisa menerka?
Dapat dipercaya atau tidak, sulit menentukannya...
Bergantung dan berlindung pada-Nya adalah jalan satu-satunya
* * * *
manusia lahir ke dunia seorang diri dan matipun akan seorang diri
beribu teman atau sahabat yang dipunya belum tentu tetap ada di kehidupan sebenarnya kelak...
akan baik atau buruk hidup seorang manusia di dunia, itu adalah pilihan yang harus ditempuhnya
dijalankan dan dilaksanakan dengan cermat sebagai bekal di alam yang baqa
Allah-lah sebaik-baiknya tempat bergantung dan bersandar...
January 29, 2014
Ocehan "Sang Malaikat" - Tersendat, semoga bukan deadlock (-_-)
Beberapa lama tertunda karena nyaris kehilangan "feel"nya. Huuft.... Sebenernya bukan karena gak ada inspirasi, draft kasarnya sendiri sudah lama selesai. Bahkan sudah sejak jauh-jauh hari. Cuma, draft itu memang masih perlu diedit dan disesuaikan lagi "feel+mood"nya. Nah itu dia yang sampai saat ini masih tersendat. Konsentrasi sedang bercabang kemana-mana, jadi agak sedikit kesulitan untuk fokus ke cerita yang satu ini. Baru ngedit beberapa paragraf, konsentrasi udah langsung buyar. Feelnya hilang lagi.... hooh....
January 18, 2014
Tanya (?)
Kenapa hujan sering dianggap saat yang romantis?
Sampai kapan akan diam?
Bagaimana kelanjutannya?
Kenapa lebih senang berkeliaran di dalam kepala?
Berapa lama akan bertahan seperti sekarang?
Kapan akan dimulai lagi?
Sampai kapan akan diam?
Bagaimana kelanjutannya?
Kenapa lebih senang berkeliaran di dalam kepala?
Berapa lama akan bertahan seperti sekarang?
Kapan akan dimulai lagi?
Subscribe to:
Posts (Atom)


